Karang,
Lamun dan Bakau
Pusaka
Kami
Terumbu
karang....
Warna-warnimu
terhampar di seluruh pertiwi
Lenturanmu
tertanam kokoh di ingresi
Di
lekukanmu polip-polip bersandar
Di
kerangkamu sel-sel berdansa
Terumbu
karang....
Kediaman
bagi kehidupan laut
Tonggak
kapur fondasi kukuh
Dikau
bagaikan rusuk pelindung
Dikau
si kecil yang berani bertarung
Yang
berkoloni, bersemadi
selama
ribuan milenium
Lamun....
Melambai
riang di kala hawa menerpa
Sunyi
diri melawan panah nan deras
Di
cuatan daun, cahaya bertransformasi
Energi
metabolisme, siklus hidup terjamin
Lamun....
Padang
jaringan terkubur pasir
Membentang
hijau, semenanjung landai
Dikau
sang bahtera yang berakhlak
Dikau
filosofi yang patut diteladani
Yang
memancarkan cinta
ke
seluruh penjuru
Bakau....
Tertancap
elegan menanggung calar
Menyesuaikan
diri, salinitas tinggi
Dosis
payau termandam, dikau tak mengeluh
Lumpur
anyir menodai, dikau tak mendesah
Bakau....
Menopang
diri, ber-Bhinneka Tunggal Ika
Bedaru
ulung di sepanjang masa
Dikau
petarung sejati
Dikau
ibunda yang mengasihi
Dikau
dewa yang selalu melindungi
Karang,
lamun dan bakau
Dikaulah
pelindung sejati
Dikau
yang gagah berani
Kau
mampu meredamkan tsunami
Dikau
mengorbankan diri demi kami
Dikau
tidak mengharapkan imbalan
Cuma
butuh secuil peduli
dari
kami....
Karang,
lamun dan bakau
Pusaka
yang tak tertandingi
Permata
yang paling berharga
Hadiah
pemberian-Mu
Kami
akan selalu menjaganya
Oleh:
Juan Darius (XI .IA .2)