Monday, August 13, 2012

Janji Antara Bersih dan Indah

Hari ini juga post sebuah puisi yang sedikit berbeda dengan yang semalam. Puisi kali ini terbawa perasaan lebih lembut dan relax dengan judul " Janji Antara Bersih dan Indah". Dan diksi puisi yang paling saya sukai dari sekian banyak puisi yang pernah ku karang.
Masih terkenang dalam ingatan saat penulisan puisi ini :)
Puisi ini selesai sekitar pukul 11 malam dan tidak sempat di-print. Saat esoknya yaitu deadline dari pengumpulan puisi, mau tidak mau saya sempatkan diri print ke daerah Meja 7 saat luang istirahat. Saat itu saya pertama kali bawa motor pinjaman dari Siti dan helm Tommy. Perjalanan pulang, hujan turun dengan derasnya. Dengan susah payah, saya melindungi puisi ini agar tidak basah. Sehingga hal ini memberikan tambahan nilai di hati saya mengenai puisi ini.
Selamat membaca....



Janji Antara Bersih dan Indah

( goresan : Juan Darius)

Nisbi adalah sebuah keindahan
Konsep relativitas yang perlahan
Transformasi sejenak dan berlalu
Sebuah ketidak kekalan yang menentu

Rekahnya fajar diselangi keunguan malam
Hitam yang benderang mengiringi putih yang kelam
Di manakah keindahan?

Berkabung dalam ria, bersuka dalam jentaka
Piciknya semesta dalam gengaman pasir cinta
Di manakah yang namanya keindahan?

Bersih itu paham yang riil belaka
Khalis, tahir, putih, tiada ternoda
Di mana gelap tak akan mencabik
Di mana kelam tak akan menjamak

Bersih sendirinya adalah indah
Zamrud yang berarti dalam gundah


Bersih selalu mengiringi indah
Sebuah keharuan yang luar biasa
Janji antara bersih dan indah

No comments: