Wednesday, August 15, 2012

Karang, Lamun dan Bakau, Pusaka Kami

Lagi-lagi puisi, hahaha.... Pasti bosan soalnya posting yang ketiga ini masih tetap puisi. Sebenarnya ingin saya isi dengan yan lain, tetapi berhubung sekarang sudah pukul 12.00 AM jadi saya undurkan ke posting berikutnya. Janji kok!!! ^^


Karang, Lamun dan Bakau
Pusaka Kami


Terumbu karang....

Warna-warnimu terhampar di seluruh pertiwi
Lenturanmu tertanam kokoh di ingresi

Di lekukanmu polip-polip bersandar
Di kerangkamu sel-sel berdansa

Terumbu karang....

Kediaman bagi kehidupan laut
Tonggak kapur fondasi kukuh

Dikau bagaikan rusuk pelindung
Dikau si kecil yang berani bertarung
Yang berkoloni, bersemadi
selama ribuan milenium


Lamun....
Melambai riang di kala hawa menerpa
Sunyi diri melawan panah nan deras

Di cuatan daun, cahaya bertransformasi
Energi metabolisme, siklus hidup terjamin

Lamun....
Padang jaringan terkubur pasir
Membentang hijau, semenanjung landai

Dikau sang bahtera yang berakhlak
Dikau filosofi yang patut diteladani
Yang memancarkan cinta
ke seluruh penjuru


Bakau....
Tertancap elegan menanggung calar
Menyesuaikan diri, salinitas tinggi

Dosis payau termandam, dikau tak mengeluh
Lumpur anyir menodai, dikau tak mendesah


Bakau....
Menopang diri, ber-Bhinneka Tunggal Ika
Bedaru ulung di sepanjang masa

Dikau petarung sejati
Dikau ibunda yang mengasihi
Dikau dewa yang selalu melindungi

Karang, lamun dan bakau
Dikaulah pelindung sejati
Dikau yang gagah berani
Kau mampu meredamkan tsunami

Dikau mengorbankan diri demi kami
Dikau tidak mengharapkan imbalan
Cuma butuh secuil peduli
dari kami....

Karang, lamun dan bakau
Pusaka yang tak tertandingi
Permata yang paling berharga
Hadiah pemberian-Mu

Kami akan selalu menjaganya



Oleh: Juan Darius (XI .IA .2)

No comments: